Showing posts with label Legenda. Show all posts
Showing posts with label Legenda. Show all posts

Sunday, January 1, 2023

Apa Arti Kota MALANG?

Apa Arti Kota MALANG? Ternyata Itu Singkatan, Simak Asal-Usul dan Kepanjangannya yang Jarang Diketahui

Malang merupakan salah satu kota terbesar yang ada di Jawa Timur. Setidaknya ada dua teori di balik penamaan kota Malang. Salah satunya menyebutkan bahwa nama kota Malang berasal dari singkatan. Namun masih banyak yang belum mengetahui asal usul hingga kepanjangan Kota Malang.

Lantas apa arti Kota Malang?

Dikutip JatimNetwork.com dari berbagai sumber, berikut arti dan asal usul kota Malang yang berasal dari singkatan.


Teori pertama penamaan Malang

Teori pertama penamaan kota Malang merujuk sebuah kisah penyerangan pasukan Kesultanan Mataram ke Malang pada 1614 yang dipimpin oleh Tumenggung Alap-Alap. Ia memiliki keinginan untuk menaklukan seluruh pulau Jawa dalam satu kekuasaan Kerajaan Mataram.

Ia menggunakan taktik dengan menaklukan kota-kota di sekeliling Surabaya termasuk Malang. Ia membagi 8.000 pasukannya menjadi 3 kelompok, Jalur Lingkar Selatan, Pantura, dan jalur tengah yang dipimpin Tumenggung Alap-alap.

Kelompok jalur tengah melewati daerah Ngantang yang mendapat berbagai kesulitan seperti dihalangi oleh ribuan pohon tumbang yang menutupi jalur masuk menuju Malang. Selain itu, mereka juga harus menghadapi pasukan Bupati Ronggosukmo yang memiliki jumlah pasukan lebih sedikit. Meski demikian daerah Malang berhasil dipertahankan dari pasukan Mataram.

Sejak saat itulah, daerah Malang Kucecwara lebih dikenal dengan nama Malang yang berarti penghalang atau yang menghalang-halangi.


Teori kedua penamaan Malang

Kota Malang memiliki nama lengkap MalangKucecwara. Malangkuçeçwara merupakan singkatan dari 3 kata, yakni:

- mala yang berarti kebatilan, kecurangan, kepalsuan, dan kejahatan

- angkuça yang berarti menghancurkan atau membinasakan,

- içwara yang berarti Tuhan.

Oleh karena itu, Malangkuçeçwara berarti "Tuhan telah menghancurkan yang batil (jahat)".

Nama ini merujuk pada nama sebuah bangunan suci bernama Malangkuçeçwara, yang disebut dalam dua prasasti Raja Balitung dari Mataram Kuno, yakni Prasasti Mantyasih tahun 907 Masehi dan Prasasti 908 Masehi.

Namun para ahli masih belum memperoleh kesepakatan di mana bangunan tersebut berada. Ada yang menyebutkan Malangkuçeçwara terletak di daerah Gunung Buring, suatu pegunungan yang membujur di sebelah timur Kota Malang di mana terdapat salah satu puncaknya bernama "Malang".

Pihak yang lain menduga bahwa letak bangunan itu di daerah Tumpang, Kabupaten Malang.


Sumber :

https://www.jatimnetwork.com/jatim/pr-436340986/apa-arti-kota-malang-ternyata-itu-singkatan-simakasal-usul-dan-kepanjangannya-yang-jarang-diketahui?page=3

Sunday, November 5, 2017

Asal Mula Gunung Arjuna

Cerita Rakyat Jatim – Dongeng Asal Mula Gunung Arjuna


Apakah kalian pernah mendengar cerita Mahabharata? Cerita yang mengisahkan lima orang pandawa yang berjuang melawan kekuatan bangsa kurawa. Cerita rakyat Jatim yang kakak ceritakan ada hubungannya dengan cerita mahabharata tersebut. Pada dongeng rakyat Jatim diceritakan salah satu dari lima Pandawa yaitu Arjuna. Yuk kita ikuti kisahnya.

Dalam cerita pewayangan, Arjuna adalah salah seorang dari lima anak Prabu Pandu. Ia mempunyai keahlian berperang dan kesaktian yang lebih tinggi daripada saudara-saudaranya.

Suatu saat, Arjuna pergi bersemedi dengan harapan agar pora dewa menambah kesaktiannya. Di lereng sebuah gunung di wilayah Batu, Malang, ia memulai persemedian tersebut. Arjuna duduk di puncak sebuah batu yang cukup tinggi. Karena khusyuk bersemedi, tubuh Arjuna menjadi bersinar dan memancarkan kekuatan. Kekuatan itu membuat puncak gunung semakin menjulang menembus langit dan mengguncang khayangan.

Para dewa di negeri khayangan merasa terganggu. Lalu, mereka mengufus Batara Narada turun ke bumi untuk meminta Arjuna menghentikan semedinya.

"Arjuna! Mohon hentikanlah semedimu, karena akan merusak negeri khayangan!" kata Batara Narada ketika berhasil menemui Arjuna.

Arjuna tidak bergeming. Ia tetap melanjutkan semedinya. Jika ia sampai terganggu oleh teguran Batara Narada, ia khawatir para dewa tidak akan menambahkan kesaktiannya. Setelah Batara Narada gagal, para dewa negeri khayangan menurunkan beberapa bidadari cantik untuk menggoda Arjuna. Namun, Arjuna tetap saja tidak terganggu.

Setelah itu, diturunkanlah roh jahat untuk menakut-nakuti Arjuna. Namun, mereka tetap saja tidak berhasil.

Akhirnya, para dewa negeri khayangan mengutus Batara Narada untuk kembali ke bumi menemui Batara Semar yang selama ini mengasuh kelima Pandawa, termasuk Arjuna. Ia yakin Arjuna mau mendengarkan Semar.

Batara Semar tidak menjalankan tugasnya sendirian. Ia meminta bantuan Batara Togog. Lalu, mereka berdua bersemedi untuk menambah kesaktian. Dengan kesaktian itu, mereka mengubah tubuh mereka menjadi besar. Kedua Batara ini berdiri di sisi-sisi gunung tempat Arjuna bersemedi. Dengan kesaktian yang luar biasa, mereka memotong bagian atas gunung tersebut dan melemparkannya ke arah tenggara, sehingga terdengarlah bunyi dentuman yang sangat dahsyat.

"Bunyi apa itu?" tanya Arjuna dengan sangat terkejut.

Batara Semar dan Batara Togog menghampirinya.

"Kami barus saja memotong puncak gunung ini," jawab Batara Semar.

"Bunyinya membuyarkan semediku, Guru. Dewa pastinya tidak akan menambahkan kesaktianku," kata Arjuna

"Pertapaanmu itu sangat meresahkan negeri khayangan. Kekuatannya dapat menimbulkan kerusakan. Kesaktian seperti apa lagi yang kau inginkan? Kau sudah sangat sakti. Seharusnya kau semakin rendah diri, bukan justru menimbulkan kerusakan," nasihat Batara Semar.

Arjuna tertegun. Ia menyadari kesalahannya. Ucapan Batara Semar menggugah hatinya.

"Terimakasih, Guru," ujar Arjuna. Ia pun menghentikan pertapaannya.

Oleh penduduk setempat, gunung tempat Arjuna bersemedi itu dinamakan Gunung Arjuna.

Pesan moral dari Cerita Rakyat Jatim - Dongeng Asal Mula Gunung Arjuna adalah keserakahan menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain.


Sumber :
http://dongengceritarakyat.com/cerita-rakyat-jatim-dongeng-asal-mula-gunung-arjuna/
https://dolandolen.com/travel-directory/gunung-arjuno/

Related Posts