Saturday, April 4, 2020

4 Pasien Positif Covid-19 di Malang Sembuh


Dinyatakan Sembuh Secara Klinis, 4 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Tunggu Hasil Lab

02/04/2020

Sebanyak empat pasien positif virus corona baru atau Covid-19 di Kabupaten Malang dinyatakan sembuh secara klinis. Mereka menunggu hasil uji sampel cairan tenggorokan untuk memastikan sembuh dari Covid-19. 

“Pasien itu sehat, secara klinis sembuh,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo saat dihubungi, Kamis (2/4/2020). 

Arbani menjelaskan tiga dari empat pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh secara klinis itu merupakan satu keluarga. Awalnya, mereka mengalami gejala batuk dan dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan. Ketiganya dirawat di Rumah Sakit Kanjuruhan Kabupaten Malang.  

Kini, kondisi tiga pasien itu telah membaik, batuk mereka pun telah sembuh. Setelah dinyatakan sembuh secara klinis, tim medis juga telah mengambil sampel cairan tenggorokan tiga pasien itu pada Senin (30/3/2020). 

"Hasilnya belum dapat, kami berdoa negatif, kalau melihat kondisi yang bersangkutan, semoga hasilnya negatif," kata Arbani.   Arbani menegaskan, tiga pasien itu masih dirawat di ruang isolasi RS Kanjuruhan, Kabupaten Malang. 

Sementara itu, satu pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh secara klinis sedang menjalani karantina mandiri di rumahnya. Pasien itu sempat diperiksa karena mengalami batuk. Tapi, karena gejalanya tidak parah, pasien itu menjalani karantina mandiri di rumah. 

“Sempat diperiksa, karena tidak terlalu parah, cuma karantina rumah,” katanya. Saat ini, sebanyak lima pasien positif Covid-19 tercatat di Kabupaten Malang. Satu pasien dinyatakan meninggal. Sementara, empat pasien dinyatakan sembuh secara klinis dan menunggu hasil uji laboratorium.


Sumber :
https://regional.kompas.com/read/2020/04/02/15523701/dinyatakan-sembuh-secara-klinis-4-pasien-positif-covid-19-di-kabupaten?page=all#page3.

Monday, February 17, 2020

Profil Baim

Nama : Baim Alkatiri
Tempat Lahir : Malang, Jawa Timur, Indonesia
Tgl Lahir : Jun 7, 2005


Jagad hiburan tanah air pernah dihebohkan dengan kemunculan seorang balita bernama Baim pada tahun 2009-2010. Pemilik nama lengkap Ibrahim Khalil Alkatiri ini mulai dikenal saat menjadi adik dari pemeran utama sinetron Cerita SMA. Melihat antusias penonton yang begitu gemas melihat Baim membuatnya kemudian mendapat berbagai tawaran iklan dan main sinetron.

Ibrahim Khalil Alkatiri atau yang lebih akrab disebut Baim dulunya adalah artis cilik dengan bayaran terbesar dan punya tagline khas 'Maafin Aim ya Allah'. Membintangi sinetron bareng almarhum Olga Syahputra, Baim dibayar sampai Rp 15 juta per episode.

Baim dulunya sempat booming dan main sinetron di kisaran tahun 2009 - 2011.

Di usianya yang baru menginjak empat tahun, Baim sudah mendapat peran utama dalam sinetron Tarzan Cilik. Sinetron itu begitu meledak di pasaran karena juga dibintangi oleh Raffi Ahmad dan almarhum Olga Syahputra. Tak berhenti disitu saja, Baim kembali mendapat peran utama dalam sinetron Buku Harian Baim.

Lama tak ada kabarnya, Baim seolah menghilang tanpa jejak dari dunia hiburan. Ternyata, artis yang terkenal dengan tagline 'Maafin Aim ya Allah' itu saat ini tinggal di kota Batu, Jawa Timur.

Rumah Baim memang berada di perkampungan padat penduduk. Meski jadi mantan artis cilik, tak ada kesan sombong di dirinya. Baim justru menghabiskan waktunya dengan sekolah agama bareng teman seusianya di pesantren yang tak jauh dari rumah.

Menurut sang ibunda, putranya tersebut tumbuh menjadi anak yang lebih pemalu, sopan dan soleh. Terbukti bagaimana Baim serius menjalani sekolah agama di pesantren setiap hari.


Sumber :
https://www.wowkeren.com/seleb/baim_alkatiri/profil.html
https://www.idntimes.com/hype/entertainment/erina-wardoyo/transformasi-baim-cilik/full
https://today.line.me/id/pc/article/10+Potret+Terbaru+Baim+Mantan+Artis+Cilik+dengan+Bayaran+Terbesar+Kini+Tinggal+di+Rumah+Sederhana+dan+Sekolah+Pesantren-ojLpnq?utm_source=facebook&utm_medium=linetodayhome&utm_campaign=snsoperationMasih

Sumber foto :
https://www.grid.id/read/041671729/masih-ingat-baim-tarzan-cilik-sudah-remaja-dan-tak-pernah-muncul-di-televisi-begini-potretnya-sekarang?page=all

Sunday, January 5, 2020

Mal Layanan Publik Kota Malang

Mal Layanan Publik di Kota Malang akan Ditempatkan di Lantai 4 Mal Alun-Alun


Pemkot Malang akan menempatkan Mal Layanan Publik di lantai Mal Alun-alun lantai 4. Wali Kota, Sutiaji telah meninjau Mal Alun-alun pada Kamis (2/1/2019). Orang nomor satu di Kota Malang itu mengecek seluruh ruangan di lantai 4 Mal Alun-Alun.

Sutiaji datang bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, Asisten Administrasi Umum

Setda Kota Malang, Nuzul Nurcahyono, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang, Wahyu Setianto, dan Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto.

“Kami akan jadikan Mal Layanan Publik di lantai 4 ini. Jadi berbagai macam layanan perizinan dan non perizinan akan ada di sini,” ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM.

Sutiaji menyampaikan akan ada 400 layanan perizinan dan non perizinan di dalam Mal Layanan Publik ini, seperti imigrasi, OJK, perpajakan, Kementerian Agama (Kemenag), KUA, kepolisian, dan dari instansi vertikal.

“Nanti mulai dari mengurus perizinan hingga administrasi kependudukan seperti mengurus KTP, surat izin menikah, hingga imigrasi bisa di sini,” ucapnya.

Sutiaji minta kepada pengelola Ramayana, selaku tenan yang menyewa Mal Alun-Alun kepada Pemkot Malang, mulai melakukan penataan. Terutama dalam memindahkan setiap produknya agar dapat ditempatkan di lantai 1 ataupun di lantai 2.

“Lantai 4 ini seluas sekitar 5000 meter persegi. Kami akan tentukan desainnya seperti apa di sini,” ucapnya.

Sejumlah fasilitas juga akan dibenahi di dalam Mal Alun-alun ini, seperti pendingin ruangan yang rencananya akan diperbarui. Sekaligus mengatur parkir kendaraan untuk roda dua dan roda empat yang akan ditata kembali.

“Utamanya fasilitas ya seperti AC ini. Dan mungkin tempat nongkrong yang akan ditambahkan,” ujarnya.

Pemkot Malang akan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait pada bulan ini. Pertemuan tersebut akan membahas tentang MoU Mal Pelayanan Publik ini.

“Kalau target kami secepatnya. Kami juga perlu menata ulang lantai IV ini. Nanti sembari kami carikan dananya,” tandasnya.


Sumber :
https://suryamalang.tribunnews.com/2020/01/02/mal-layanan-publik-di-kota-malang-akan-ditempatkan-di-lantai-4-mal-alun-alun?page=all.

Sumber foto :
https://radarmalang.id/kota-punya-mal-pelayanan-publik-perizinan-satu-pintu/

Tempat Tinggal Terbaik Masa Depan

Wilayah Sepanjang Surabaya-Malang Dijadikan Tempat Tinggal Terbaik Masa Depan, Gerakan Kemenristek

Koridor Surabaya Malang akan dikembangkan dan akan jadi kawasan sebagai tempat tinggal terbaik masa depan

Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) telah membentuk Forum Organisasi Profesi Iptek (FOPI) untuk mendukung Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) koridor Surabaya-Malang.

Forum tersebut berisi ahli-ahli dari berbagai bidang pendidikan dan latar belakang.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengungkapkan mereka telah bertemu dengan sejumlah pihak yang memiliki komitmen yang sama untuk mengembangkan koridor-koridor strategis di sepanjang Surabaya-Malang.

Mulai dari LIPI, perwakilan Kota Wisata Batu, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari termasuk Pemprov Jatim yang memiliki Puspa Agro, serta Candra Wilwatikta.

Wagub Emil menambahkan, bahwa seluruh sumber daya yang ada nantinya akan menjadi satu koridor non stop mulai Surabaya sampai Malang.

"Surabaya sampai Malang ini sangat potensial untuk menjadi industri digital kreatif dan kelak akan menjadi the best place to live, atau tempat yang paling nyaman dan potensial untuk ditinggali di masa depan," ucap Emil Dardak, Sabtu (4/1/2020).

Emil melanjutkan, sepanjang Surabaya sampai Malang nantinya akan tumbuh business park yang menggerakkan ekonomi yang berbasis digital tourism dan lingkungan yang asri.

“Karena di sanalah ekonomi berbasis digital tourism dan lingkungan alam yang asri, bisa kita tawarkan kepada generasi penerus bangsa,” pungkasnya.


Sumber :
https://suryamalang.tribunnews.com/2020/01/04/wilayah-sepanjang-surabaya-malang-dijadikan-tempat-tinggal-terbaik-masa-depan-gerakan-kemenristek.

Monday, October 14, 2019

Jalan Tol Malang-Singosari-Pakis

Tol Pandaan-Malang Seksi IV Siap Beroperasi


Ruas jalan tol Pandaan-Malang Seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,75 kilometer siap beroperasi. Sehingga diharapkan mampu memperlancar sarana transportasi masyarakat yang pada akhirnya menunjang pertumbuhan perekonomian.

"Mudah-mudahan keseluruhan ruas tol Pandaan-Malang bisa selesai lebih cepat. Apabila seksi 4-5 selesai bisa langsung dioperasikan saja (tidak perlu diresmikan lagi). Ruas tol ini sudah sangat ditunggu masyarakat, karena itu kita percepat pemanfaatannya," kata Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Berdasarkan data Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Jasamarga Pandaan-Malang yang dilansir Antara, progres konstruksi seksi IV Singosari-Pakis saat ini sudah rampung dan telah selesai melewati uji laik fungsi oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.

Sebelumnya pada mudik Lebaran 2019, seksi IV sudah dibuka fungsional untuk mendukung kelancaran lalu lintas.

Sementara untuk seksi V Pakis-Malang, berdasarkan data saat ini progres konstruksinya sudah sebesar 77,3 persen dan direncanakan dapat dibuka fungsional untuk mendukung kelancaran mudik Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Terkait penemuan situs bersejarah pada ruas tersebut, pihak BUJT telah menggeser trase jalan di titik tersebut sekitar 17 meter ke arah Timur.

Konstruksi Seksi V Tol Pandaan-Malang juga sempat terkendala pembebasan lahan di daerah kelurahan Madyopuro yang menjadi ujung interchange Sawojajar sebagai jalan akses keluar tol menuju Kota Malang.

Berdasarkan data, dari 57 bidang tanah yang belum bebas, saat ini sudah sebanyak 52 bidang tanah yang dalam proses konsinyasi. Ditargetkan proses konstruksi seksi V seluruhnya rampung pada Januari 2020.

Jalan Tol Pandaan-Malang terdiri dari 5 seksi yang terbagi menjadi Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,4 kilometer, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8 kilometer, Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,1 kilometer, Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 kilometer, dan Seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,1 kilometer.

Pembangunan Tol Pandaan-Malang sepanjang 38,35 kilometer dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) yang sahamnya dimiliki Jasa Marga sebesar 60 persen, PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 35 persen dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar 5 persen, dengan biaya investasi sebesar Rp5,9 triliun.

Adapun nilai konstruksi sebesar Rp3,7 triliun dikerjakan oleh PT.Pembangunan Perumahan (PP).

Jalan Tol Pandaan-Malang diharapkan akan menjadi bagian vital arus mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang. Kehadiran ruas Tol akan bisa mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju Malang dan sekitarnya.

Selama ini, perjalanan dari Surabaya ke Malang pada jam padat, bisa mencapai empat hingga enam jam. Dengan melalui jalan tol ini, waktu tempuhnya bisa kurang dari satu jam.

Jalan tol ini juga diharapkan semakin menunjang sektor pariwisata seperti kawasan wisata dan taman safari Prigen, kebun teh Wonosari, Candi Singosari dan kawasan wisata Batu.

Tol Pandaan-Malang juga akan meningkatkan akses bagi Kawasan Ekonomi Khusus Singosari dan Bandara Sultan Abdul Rachman Saleh.

Jalan tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Surabaya-Malang ini juga memiliki pemandangan alam yang indah di kanan kiri jalan, terutama di rest areanya yang berhadapan langsung dengan Gunung Bromo dan Semeru di sisi timur ruas tol jika dari arah Malang, Gunung Arjuno di sisi barat, Gunung Kawi di sisi barat daya, Gunung Panderman di Kota Batu dan ditambah Gunung Penanggungan di wilayah Pandaan.


Sumber :
https://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2019/227221-Tol-Pandaan-Malang-Seksi-IV-Siap-Beroperasi
https://economy.okezone.com/read/2019/10/31/320/2124340/besok-beroperasi-tol-pandaan-malang-seksi-singosari-pakis-gratis

Sentra Industri di Pintu Tol Singosari

Kadin Jatim Dorong Pembentukan Sentra Industri di Pintu Tol Singosari

Kamar dagang dan industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur mendorong pengusaha di wilayah setempat membentuk sentra industri di pintu tol Singosari, Kabupaten Malang, sebagai bagian menyambut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang baru saja disahkan lewat PP nomor 68 tahun 2019.

"Perlu dibentuk sentra-sentra industri di tiap ujung atau pintu keluar/masuk tol. Dengan cara ini memudahkan industri dalam hal distribusi dan transportasi. Di sisi lain pengelola jalan tol juga akan mendapatkan imbas positif," kata Jamhadi Tim Ahli Kadin Jatim di Surabaya, Senin (14/10/2019).

Ia mengatakan sangat bagus sekali bila tiap daerah ada beberapa KEK sesuai potensi masing-masing, sebab berbagai infrastruktur khususnya jalan tol sudah ada, dan dipastikan mempermudah ruang gerak masyarakat di bidang perekonomian.

"Jawa Timur merupakan provinsi yang sangat potensial, dengan 38 'foregn direct investment' (FDI), sehingga adanya KEK akan kami promosikan untuk meningkatkan capaian kinerja Trade Tourism dan Investment di Jatim," katanya, seperti dilansir Antara.

Sementara itu, terkait rencana kawasan ekonomi khusus, diakui Jamhadi memang akan membuat perekonomian masyarakat bergerak lebih cepat, namun harus dibarengi dengan peraturan daerah (Perda) ekonomi kreatif untuk memfasilitasi era industri 4.0.

"Perda ekonomi kreatif penting dibuat karena era sekarang industri sudah mengarah ke industri kreatif. Banyak perusahaan startup yang go internasional karena menghasilkan produk-produk kreatif yang mampu bersaing dengan produk luar negeri," ujar Jamhadi.

Melalui perda ekonomi kreatif, kata dia, setidaknya ada payung hukum untuk mendukung keberadaan industri kreatif di Jawa Timur, karena masa depan industri kreatif cukup menjanjikan, dan bisa membuat lapangan kerja baru.

Sebelumnya, La Nyalla Ketua Umum Kadin Jawa Timur meminta keberadaan KEK Singhasari bisa menjadi pendorong perekonomian berbasis kerakyatan.

La Nyalla yang sebelumnya terpilih menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) masa jabatan 2019-2024 itu meminta kepada pengusaha khususnya anggota Kadin untuk aktif terlibat menyukseskan keberadaan KEK tersebut.

"Saya meminta teman-teman di Kadin Jatim menyambut dan bergerak cepat untuk menghidupkan KEK di Singosari. Karena ini peluang untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing ekonomi provinsi ini. Apalagi lahan yang disediakan sangat luas, sekitar 120 hektare," katanya.

KEK Singhasari terdiri atas dua zona, yaitu zona Pariwisata dan Pengembangan Teknologi. Pembangunan dan Pengelolaan KEK akan disiapkan dalam jangka waktu 90 hari sejak PP tersebut diundangkan pada 8 Oktober 2019 kemarin. (ant/dwi)


Sumber :
https://ekonomibisnis.suarasurabaya.net/news/2019/227203-Kadin-Jatim-Dorong-Pembentukan-Sentra-Industri-di-Pintu-Tol-Singosari

Wednesday, July 3, 2019

Gerbang Tol Lawang

Panorama Menawan Gunung Arjuno di Gerbang Tol Lawang


Tak habis kata mendeskripsikan betapa indah panorama alam negara kita tercinta, Indonesia. Keelokan alam, terutama gunung, dan sawah, juga bisa dinikmati di sepanjang Jalan Tol Trans-Jawa, dan jalan tol non Trans-Jawa.

Tahun 2017 lalu, kokohnya Gunung Merbabu mengguncang dunia maya setelah tertangkap kamera melatari Gerbang Tol (GT) Salatiga.

Kini, giliran Gunung Arjuno yang tampak ciamik menghiasai GT Lawang yang merupakan bagian dari Jalan Tol Pandaan-Malang. Panorama Jalan Tol Pandaan-Malang dengan latar Gunung Arjuno. Viralnya foto GT Lawang di lini masa media sosial, kali perdana dibagikan oleh akun Facebook, Gunung Indonesia, pada Minggu (31/3/2019) lalu, ditambah keterangan sebagai berikut: "Panorama pegunungan dari Tol Pandaan-Malang.

Salah satu yang terindah di Indonesia. Jasa Marga siap mengoperasikan jalan tol ruas Pandaan-Malang seksi satu-tiga, paling lambat awal Mei tahun 2019. Salah satu view terkenal dari tol ini adalah view Gunung Arjuno yang berdiri gagah menjulang tinggi.

Makin semangat mudik nih yang lewat tol ini". Gunung Arjuno yang berada di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan, menjulang setinggi 3.339 meter.

Tak hanya Gunung Arjuno, di jalan bebas hambatan yang merupakan bagian dari Tol Surabaya-Malang, ini penampakan Gunung Semeru juga terlihat dari sisi timur tempat istirahat (rest area), Gunung Kawi di sisi barat daya, dan Gunung Penanggungan.

Panorama Jalan Tol Pandaan-Malang dengan latar Gunung Arjuno.(Dokumentasi PT Jasamarga Pandaan Malang) Tol Pandaan-Malang sepanjang 38,48 kilometer yang dikelola PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) dalam waktu dekat segera beroperasi.

Menurut Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Tbk Irra Susiyanti, ruas yang akan diresmikan adalah Seksi I-IV. "Rencananya diresmikan pada kuartal II tahun 2019," kata Irra menjawab Kompas.com, Sabtu (6/4/2019).

Tol yang melintasi Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang dan Kota Malang ini terdiri atas lima seksi. Panorama Jalan Tol Pandaan-Malang dengan latar Gunung Arjuno. Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,47 kilometer, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,05 kilometer dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,1 kilometer.

Adapun Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 kilometer dan Seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,11 kilometer. Saat ini, konstruksi untuk Seksi 1–3 telah mencapai 99,17 persen. Setelah beroperasi nanti, Jalan Tol Pandaan-Malang diharapkan akan menjadi bagian vital arus mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang. Meski Jalan Tol Pandaan-Malang bukan merupakan bagian dari jalur Jalan Tol Trans-Jawa, namun jalur ini memang menjadi jalur wisata menuju daerah Malang Raya.


Sumber :
https://properti.kompas.com/read/2019/04/06/140934821/panorama-menawan-gunung-arjuno-di-gerbang-tol-lawang.

Related Posts